Modal dari Hutang atau Pinjaman Modal

Tuesday, 21 January 20
Zakky Ubaid
Zakky Ubaid
IT Support

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cara Input Modal dari Hutang di BeeAccounting

Dalam penjurnalan akuntansi, sebenarnya tidak ada yang namanya “modal dari hutang” atau “hutang untuk modal”. Hal ini dikarenakan, hutang adalah kewajiban sedangkan modal adalah ekuitas. Lalu bagaimana cara input “modal dari hutang” di Bee Accounting? Berikut akan dijelaskan step-by-step cara input modal dari hutang di software akuntansi Bee Accounting.

Secara akuntansi manual, jurnal pencatatan modal dari pinjaman/hutang yang harus terjadi adalah sebagai berikut :

Sedangkan jurnal yang terjadi apabila modal berasal dari pemilik usaha (bukan hutang) adalah sebagai berikut :

Langkah-langkah yang harus dilakukan di Bee Accounting untuk melakukan penjurnalan seperti diatas, adalah sebagai berikut:

1. Pencatatan modal dari harta pribadi :

Masuk ke menu [Master] – Set Saldo Awal – Saldo Kas.

Klik New, lalu pilih Kas/Bank tempat penampungan uang modal, isikan jumlah modal dan beri keterangan bila perlu, setelah itu klik OK.

Masuk ke menu [Kas/Bank] – Lihat Kas untuk melihat kas yang sudah bertambah dari uang modal.

Lalu jurnal yang terjadi dari pencatatan modal dari harta pribadi adalah sebagai berikut :

2. Pencatatan modal dari pinjaman/hutang bank :

Buat Mitra Bisnis baru dengan cara masuk ke menu [Master] – Mitra Bisnis – Mitra Bisnis.

Klik New – As Supplier, lalu isikan kolom Nama dengan nama perusahaan anda, setelah itu tambahkan juga tipe mitra bisnis Customer sehingga mitra bisnis ini mempunyai 2 tipe mitra bisnis, yaitu sebagai Supplier & Customer. Setelah itu klik Save untuk menyimpan data.

Masuk ke menu [Kas/Bank] – Penerimaan Pembayaran – Penerimaan Pembayaran.

Klik New, pilih Supplier atas nama perusahaan anda sendiri, lalu klik Pilih Akun.

Pilih klasifikasi akun Hutang Jangka Panjang – Klik Refresh – Lalu pilih akun Hutang Bank – Klik OK.

Isikan Jumlah Bayar sesuai dengan jumlah modal dari pinjaman/hutang bank, lalu klik tab Cara Pembayaran.

Klik Cara Bayar, pilih Cara Bayar, pilih Kas/Bank tempat penampungan uang pinjaman/hutang, lalu klik OK.

Berikan juga keterangan apabila diperlukan, lalu klik Save.

Masuk ke menu [Kas/Bank] – Lihat Kas untuk melihat kas yang sudah bertambah menjadi Rp 500 Jt.

Kas Bertambah Menjadi Rp 500 Jt Hasil Set Saldo Awal Kas/Modal dari Harta Pribadi Ditambah Pinjaman/Hutang dari Bank

Lalu jurnal yang terjadi dari pencatatan modal dari pinjaman/hutang bank adalah sebagai berikut :

Setelah itu tentunya apabila kita melakukan pinjaman ke Bank ada bunga yang harus kita tanggung juga. Untuk step by step penginputan pembayaran hutang bank beserta bunganya di BeeAccounting, anda bisa ikuti dengan cara klik link di bawah ini: Pembayaran Hutang Bank Beserta Bunga Bank

Bagikan jika tutorial ini bermanfaat :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Panduan Yang Mungkin Juga Anda Butuhkan :