Menganalisa Kartu Stock Minus

Thursday, 9 April 20
Aditya Vahresi Ramadhan
Aditya Vahresi Ramadhan

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Salah satu unsur yang penting pada suatu bidang usaha ada inventori.
Dan jika anda menemui nilai minus pada kartu stock anda, kemungkinannya adalah

  1. Kesalahan pada program atau
  2. Kesalahan user (waktu input)

Yang akan kita bahas kali ini ada menganalisa kartu stock pada BeeAccounting.

Pada dasarnya stock pada beeaccounting tidak akan memungkinkan nilai minus pada stocknya.
Tapi pada suatu waktu / kasus  tertentu  bisa jadi anda akan menemui kartu stock anda minus, tetapi pada dasarnya tidak.

Kartu Stock pada BeeAccounting bisa minus jika pada suatu saat anda melakukan transaksi dengan tanggal mundur (backdate). Bisa jadi trasaksi berasal dari penjualan / mutasi stock / penyesuaian stock dengan tanggal mundur. Misalnya sekarang tanggal 10 Januari 2016 tetapi anda melakukan transaksi dengan tanggal 5 Januari 2016, sehingga memungkinkan kalkulasi pada kartu stock anda berubah lagi / menjadi minus.

Karena pada dasarnya kartu stock yang tampil pada program akan urut berdasarkan tanggal transaksi bukan urut berdasarkan penginputan

Berikut adalah salah satu contoh alur/ simulasi yang membuat kartu stock minus cara menganalisa / mencari penyebabnya :

Stock Saat 01-01-2014 misal 0
Input Purc 10 pcs untuk tgl 07-01-2014 (BL01)
Input Sale 5 pcs untuk tgl 05-01-2014 (JL01)
Input Sale 3 pcs untuk tgl 05-01-2014 (JL02)
Sisa stock 2

Input Purc 10 pcs untuk tgl 10-01-2014 (BL02)
Input Sale 5 pcs tgl sekarang 08-01-2014 (JL03)
Input Sale 2 pcs tgl sekarang 08-01-2014 (JL04)
Input Sale 1 pcs tgl sekarang 08-01-2014 (JL05)

Sisa stock 4

Di kartu stock
		Debet		Kredit		Saldo
Saldo						0
05-01-2014			5		-5
05-01-2014			3		-8
07-01-2014	10				2
08-01-2014			5		-3
08-01-2014			2		-5
08-01-2014			1		-6
10-01-2014	10				4

Perlu di ketahui pada program akan langsung input dari data yang yang ada.
seperti contoh di atas, walau pembelian masih lama tapi jika sudah di invoice.
	otomatis stock akan bertambah (stock tidak ada memilah2 tgl transaksi)
	walau di kartu stock minus, jika di lihat pada filter paling awal hingga akhir.
	misal filter kartu stock 10/05/1014	- 20/05/3014
		*Tujuan dari filter tersebut agar tahu kondisi sebenarnya total stock sekarang,
		untuk di cocokkan di lihat stock.
		*Karena pada dasarnya pada program stock tidak akan bisa minus.
		*Stock minus karena tanggal transaksi yang tidak tentu.
		*Jika di lihat di kartu stock hasilnya pasti akan ada yang minus, tapi sebenernya tidak.
		*Karena filter kartu stock adalah tanggal transaksi, sedangkan transaksi tgl tidak menentu.
	
Jika ingin mengetahui alur asli dari stock bisa lihat di histori hpp item.

Berikut adalah contoh pada BeeAccounting besarta cara menganalisa / mencari penyebab kartu stock minus

 

Gb 1. Laporan Kartu Stock

Dari laporan di atas bisa di lihat bahwa tampil nilai minus pada kartu stock.
Selanjutnya kita coba cari penyebabnya dengan cara melihat Laporan History HPP Item di menu [Stock] > [Laporan Stock] > [History HPP Item] , lalu isi filter tanggal sesuai dengan filter tanggal kartu stock atau bisa dari awal bulan hingga akhir bulan.

Gb 2. Laporan History HPP Item

Dari laporan di atas bisa kita lihat bahwa setelah penjualan tanggal 14 Januari 2016 dengan sisa stock 2 PCS, lalu terdapat transaksi pembelian dengan tanggal 16 Januari 2016 yang membuat kondisi stock menjadi 42.

Selanjutnya saat tanggal 16 Januari 2016 (misal tanggal hari itu 16 Januari 2016) user membuat transaksi dengan tanggal mundur sebelum tanggal 16 yaitu 15 Januari 2016 dengan jumlah 2 nota dengan total 4 PCS. Sehingga pada kartu stock akan muncul 2 nota / 4 PCS dengan akumulasi sisa stock per 14 Januari yaitu 2 PCS membuat kartu stock menampilkan minus.

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, pada dasarnya nilai stocknya tidak bisa minus. Jadi misal nilai stocknya 0 (nol) maka tidak akan bisa melakukan transaksi penjualan / transaksi lain terkait pengeluaran stock
Karena setiap kebutuhan tiap perusahaan berbeda, membuat hal tersebut bisa memungkinkan terjadi.

Bagikan jika tutorial ini bermanfaat :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print

Panduan Yang Mungkin Juga Anda Butuhkan :