Pengertian Rasio Keuangan Beserta Fungsi, Rumus dan Contohnya

Thursday, 1 October 2020
Feni Purwantini
Feni Purwantini

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Pengertian rasio keuangan beserta fungsi, rumus dan contoh adalah pokok bahasan pada artikel kali ini. Jika Anda seorang pengusaha / pebisnis maka artikel ini sangat membantu Anda dalam memahami prospek kedepannya perusahaan Anda. Jadi jangan sampai terlewatkan ya.

Pengertian Rasio

Pengertian Rasio menurut KBBI (Kamu besat Bahasa Indonesia) adalah suatu hubungan taraf atau bilangan antara dua hal yang similar / mirip; perbandingan antara berbagi gejala yang dapat dinyatakan dengan angka ‘nisbah’.

Pengertian Rasio Keuangan Beserta Fungsi, Rumus Dan Contohnya

Pengertian Rasio (Sumber: Freepik.com)

Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rasio merupakan perbandingan dua hal yang saling berhubungan, biasanya dalam bentuk angka; rasio/perbandingan, umumnya digunakan untuk mengukur peringkat maupun posisi keuangan suatu perusahaan dan anaslisi untuk pemberian kredit ; nisbah (ratio).

Pengertian Rasio Keuangan Menurut Para Ahli

  • Munawir

“Suatu metode analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam suatu neraca atau laporan laba rugi baik secara individu maupun kombinasi dari kedua laporan tersebut.”

  • Van Horne dan Wachowizs

“Indeks yang menghubungan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membangi angka satu sama angka lainnya.”

  • Bambang Riyanto

“Rasio Keuangan adalah ukuran yang digunakan dalam interprestasi dan analisis laporan finansial suatu perusahaan. Pengertian rasio sebenarnya hanya sebuah alat yang dinyatakan dalam arithmetical terms yang bisa digunakan dalam menjelaskan hubungan antara dua macam data finansial.”

Dari beberapa pengertian para ahli diatas maka dapat disimpulkan jika rasio keuangan adalah merupakan indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi antara satu angka dengan angka yang lainnya. Atau bisa juga diartikan sebagai suatu indikator yang digunakan sebagai media analisa untuk menganalisa sebuah masalah secara mendalam.

Baca Juga: 3 Cara Membuat Pembukuan Keuangan Sederhana Usaha Kecil

Macam-Macam Rasio Keuangan

Secara umum rasio keuangan terdiri dari 4 jenis rasio ;

1. Rasio Likuiditas

Rasio yang dapat memproyeksikan kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang-hutangnya atau kewajiban dalam jangka pendek yang harus segera dipenuhi.

Ada beberapa jenis rasio yang masuk kedalam rasio likuiditas ini ;

  1. Current Ratio. Rasio ini membandingankan antara aktiva lancar dengan utang lancar. Rumus Rasio Current adalah sebagai berikut; Rasio Current = (Aktiva Lancar :Utang Lancar) x 100%
  2. Cash Ratio. Rasio ini membandingkan antara kas dan aktiva lancar dengan utang lancar. Rumus untuk menghitung Cash Ratio sebagai berikut ; Cash Ratio = [(Kas+ Setara Kas) : Utang Lancar ] x 100%.
  3. Quick Ratio / Ratio Cair. Acid Ratio membandingkan antara aktiva lancar dikurangi persediaan barang dan dengan utang lancar yang dimiliki. Rumus dari Quick Ratio Sebagai berikut ; Quick Ratio =[(Aktiva Lancar- Persedia) / Utang Lancar ] x 100%.

2. Rasio Profitabilitas / Profitability Ratio

Rasio yang mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam mengahasilkan laba atau keutungan yang diinginkan.

Seperti rasio likuiditas, rasio profitibilas ini juga bukan merupakan rasio tunggal. Ada beberapa rasio yang termasuk didalamnya adalah sbb ;

  1. Gross Profit Margin / Margin Laba Rugi. Perbandingan yang mengukur antara laba kotor kepada penjualan bersih suatu perusahaan. Rumus Gross Provit Margin adalah sbb : Gross Profit Margin = (Laba Kotor : Panjualan Bersih ) x 100%.
  2. Net Profit Margin/ Margin Laba Bersih. Net Profit disebut juga dengan margin laba bersih yang fungsinya untuk mengukur laba bersih atas transaksi penjualan suatu perusahaan. Rumus Net Profit Margin adalah sebagai berikut ; Net Profit Margin = (Laba Bersih Setelah Pajak : Penjualan Bersih ) x 100%. Jika Anda tidak memiliki pajak jadi laba bersih tidak usah dikurangi dengan pajak.
  3. Profit Margin. Rasio yang mengukur kemampuan menghasilkan keuntungan bersih pada tingkatan penjualan yang telah ditentukan. Rumusnya adalah Profit Margin = (Laba Bersih : Penjualan) x 100%
  4. ROA (Return On Assets). Rasio yang menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba dengan memanfaatkan semua aktiva yang dimiliki. Rumus rasio ROA sebagai berikut Return On Assets = (BTT : Total Aktiva ) x100%. Perlu diingat jika laba yang dihasilkan dari rasio ROA ini adalah laba sebelum bunga dan pajak.
  5. ROI (Return On Investement). Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan ketika akan menghasilkan laba untuk menutup biaya investasi yang telah dikeluarkan. Rumusnya penghitungan rasio ini melibatkan laba yang merupakan laba bersih setelah pajak (Earning After Tax). Retur On Investement = (EAT : Investasi) x 100%.

3. Rasio Aktivitas

Rasio yang mengukur efektivitas atau efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan semua sumber daya atau aktiva-aktiva yang dimiliki. Rasio aktivitas ini melibatkan perbandingan diantara penjualan maupun investasi dalam berbagi jenis aktiva. Ada beberapa rasio lain yang termasuk pada rasio aktivitas ;

  1. Average Collection Period. Digunakan untuk mengukur periode rata-rata yang diperlukan untuk mengumpulkan piutang (dalam satuan hari). Rumusnya adalah Average Collection Period = (Piutang rata-rata x 360)/ Penjualan Kredit.
  2. Total Asset Turn Over Ration / Rasio Perputaran Total Aktiva. Digunakan untuk mengukur kemampuan dan yang tertanam diseluruh aktiva yang berputar pada suatu periode atau kemampuan modal yang diinvestasikan untuk menghasilkan “Revenue” Rumusnya sbb. Total Asset Turn-over = Penjualan Bersih/ Total Aktiva
  3. Iventory Turn Over Ration / Rasio Perputaran Persediaan. Mengukur kemampuan modal yang ada pada persediaan yang berputar pada periode tertentu, atau likuiditas dari persediaan adanya “Overstock” Rumusnya jadi seperti ini Iventory = Harga Pokok Penjualan / Persediaan Rata – Rata

4. Laverage Ratio / Rasio Solvabilitas

Rasio Solvabilitas ini digunakan untuk mengukur sebarapa banyak aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang. Dan data yang digunakan untuk menganalisa Laverage Ratio adalah Neraca dan Laporan laba rugi. Ada 5 rasio yang termasuk di dalam perbandinga laverage ;

  1. Long Term Debt to Equity Ratio. Mengukur bagian dari modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk hutang jangka panjang. Rumusnya sbb ; LTD Equaty Ration = Hutang Jangka Panjang / Modal sendiri
  2. Times Interest Earned Ratio. Rasio yang digunakan untuk mengukur besar jaminan keuntungan yang digunakan untuk membayar hutang jangka panjang. Rumusnya sbb; TIER = EBIT / Bunga Hutang Jangka Panjang.
  3. Total Deb to Equaty Ratio / Rasio Hutang Terhadap Ekuitas. Perbandingan ini digunakan untuk mengukur bagian modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk semua hutang/ kewajiban. Rumus rasionya sebagai berikut ; TD Equty = (Hutang Lancar + Hutang Jangka Panjang) / Jumlah Modal Sendiri
  4. Total Debt To Total Capital Assets/ Rasio Hutan Terhadap Aktiva. Rasio ini berfungsi untuk mengukur bagian aktiva yang digunakan sebagai jaminan semua hutang. Rumusnya adalah sebagai berikut ; TD Capital Assets = (Aktiva Lancar + Hutang Jangka Panjang ) / Jumlah Aktiva
  5. Tangible Assets Deb Coverage. Rasio ini mengukur besarannya aktiva tetap tangible yang digunakan sebagai penjamin hutang jangka panjang. Rumusnya analisis laporan keuangannya adalah sebagai berikut ; TAD Coverage = (Jumlah Aktiva + Tangible + Hutang Lancar)/ Hutang Jangka Panjang

Pengertian Analisis Rasio Keuangan

Pengertian dari analisa rasio keuangan adalah suatu analisis yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam menilai kinerja keuangan yang berdsarakan data perbandingan masing-masing pos terdapat pada laporan keuangan seperti laba rugi, arus kas dan neraca pada periode tertentu.

Baca Juga: Tips Mudah dalam Mengelola Hutang Usaha Agar Keuangan Tetap Terjaga

Fungsi Rasio Analisis Keuangan

  • Untuk menganalisa seberapa baiknya kinerja suatu perusaahan. Agar manajemen bisa mengevaluasi bagiamana kerja suatu startegi yang sedang diterapkan.
  • Untuk melihat apakah suatu perusahaan memiliki nilai investasi yang bagus atau sebaliknya.
  • Untuk menjadi pedoman suatu manajemen dalam mengambil keputusan, pertimbangan dan prediksi berdasarkan tentang pencapaian sebuah perusahaan dan prosek pada masa datang.
  • Standarisasi penilaian perusahaan sehingga memudahkan dalam mengetahui posisi suatu perusahaan di tengah industri lain.

Contoh Perhitungan Rasio Keuangan

Contoh perhitungan current ration

Contoh soal.

Sebuah Perusahaan ABC memiliki kas sebanyak Rp 45.000.000, Piutang Dagang Rp 100.000.000, serta Persediaan Barangnya sebesar Rp 300.000.000, namun perusahaan itu juga memiliki Hutang Dagang sebesar Rp 150.000.000, Hutang Wesel Rp 35.00.000 dan Hutang Bunga Rp 50.000.000. Berapa besar current ratio nya ? 

Rumus Rasio Current (Sumber: Bee.id)

Dari hasil perhitungan diatas bisa dilihat jika current ratio dimilik perusahaan ABC sebesar 1,89 atau 189% Jadi artinya setiap Rp.1 utang lancar terjamin oleh Rp 1,89 harta/aktiva lancar dari perusahaan ABC tersebut.

Jadi kesimpulannya perusahaan ABC masih mampu untuk menutup hutang lancar yang dimiliknya.

Kesimpulan

Rasio keuangan sangat dibutuhkan suatu perusahaan, untuk melihat bagaimana kondisi kesehatannya. Selain itu dengan rasio maka suatu perusahaan bisa mengambil keputusan serta mengevalusi apakah jalannya perusahaan sudah bagus atau justru sebaliknya.

Untuk membuat suatu rasio keuangan yang benar maka Anda butuh laporan keuangan. Namun problemnya adalah membuat laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, neraca, aktiva dll bukanlah perkara yang mudah.

Lantas bagaimana caranya membuat laporan keuangan yang baik dan benar namun juga mudah? Saran saya adalah gunakan saja software akuntansi. Di Indonesia ini sudah banyak sekali software akuntansi yang ada. Anda bisa pilih salah satunya sesuai dengan kebutuhan Anda. Saran saya gunakan saja saja software akuntansi Beecloud.

Banner Beecloud Bikin Laporan Neraca 1x Klik

Kenapa Beecloud ? karena selain harganya yang sangat terjangkau, Beecloud adalah satu-satunya software akuntansi online yang sangat lengkap fitur-fiturnya. Untuk mencoba software akuntansi Beecloud secara gratis klik disini. Jika Ada pertanyaan mengenai Beecloud Anda bisa langsung kontak customer salesnya disini.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu bisnis Anda semakin berkembang. Sampai jumpa diartikel-artikel selanjutnya. Oh iya, jika Anda ingin request mengenai pokok bahasan artikel koment saja langsung di bawah ya.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on print
Print
Artikel Yang Mungkin Anda Suka :